Halaman

Selasa, 11 Januari 2011

Banjir di Wasior 2010

BANJIR BANDANG WASIOR, 3 OKTOBER 2010



Penyebab
Banjir bandang di Wasior terjadi karena kerusakan hutan di Wasior, sehingga hujan tiada henti yang terjadi sejak sabtu, 2 Oktober 2010 hingga minggu, 3 Oktober 2010 menyebabkan Sungai Batang Salai yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy meluap.

Dampak
Banjir yang terjadi menyebabkan banyak infrastruktur di Wasior hancur termasuk lapangan udara di Wasior, sementara kerusakan juga menimpa rumah warga, rumah sakit, dan jembatan. Kerusakan yang terjadi disebabkan banjir yang terjadi membawa serta batu-batuan besar, batang-batang pohon, lumpur. Bencana banjir bandang yang terjadi juga mengganggu hubungan komunikasi, jaringan listrik terputus dan aktifitas masyarakat lumpuh.
Banjir bandang juga menyebabkan 110 orang tewas dan 450 orang masih dinyatakan hilang. Sementara sebagian korban luka-luka dibawa ke Manokwari dan Nabire. Sementara sebagian korban luka lainnya dan warga yang selamat ditampung di tempat-tempat pengungsian. Akibat banjir yang terjadi yang merusak rumah warga dan infrastruktur banyak warga yang selamat memutuskan mengungsi ke Manokwari dengan menggunakan kapal laut.
Faktor – faktor yang menyebabkan Banjir di Wasior:
1.      Hujan yang tiada henti selama lebih dari 20 jam
2.      Illegal Logging
3.      Pemekaran wilayah
4.      Jebolnya sumbatan jalan air atau palung sungai di dalam sistem DAS Manggrai.

Solusi untuk mengatasinya:
1.      Reboisasi hutan
2.      Menindak tegas para pelaku perusakan hutan
3.      Menerapkan prinsip “tebang satu, tanam satu”, dimana bila ingin menebang sebuah pohon, maka harus diganti dengan yang baru (menanam bibit pohon yang baru).
4.      Jangan membuka lahan di hutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar